Sabar dan sholat


 Renungkan !! Ketika diri dalam kesendirian tak ada lagi tempat mengadu, tak ada tempat bersandar. Ingatlah Allah selalu ada untuk kita, mendengar apapun keluh kesah kita.
 Ketika diri melangkah sepi, tak ada tempat berlabuhnya cinta. Ingatlah cinta Allah selalu ada untuk kita. Sungguh cinta-Nya seluas langit dan bumi, cinta-Nya tulus tak berharap balasan dari makhluk-Nya. Subhanallah.
 Sudahkah kita membalas cinta-Nya dengan mentaati-Nya? Ketika diri tak sanggup tuk melangkah ingatlah Allah selalu menemani kita, maka BERTAHAN dan BERSABARLAH. Allah ada di sisi kita, Ketika diri merasa bimbang dan ragu mintalah kekuatan dari-Nya melalui sujud panjang dan do'a tulus. karena kasih-Nya, cinta-Nya dan dukungan-Nya amatlah berharga bagi kehidupan kita.
Mohonlah apapun yang menjadi keinginan kita kepada Allah. Sesulit apapun permasalahan yang mendera ingatlah janji Allah bahwa pertolongan-Nya amat dekat bagi orang yang bersabar dan senantiasa mendekatkan diri kepada-Nya.
 “ Dan mohonlah pertolongan ( kepada Allah ) dengan sabar dan shalat . Dan ( shalat ) itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk, yaitu mereka yang yakin bahwa mereka akan menemui Rabb-nya dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.”( QS.Al- Baqarah : 45-46 ).
Allah telah memberikan petunjuk kepada kita cara menghadapi berbagai persoalan hidup dengan sabar dan shalat. Bagaimana mungkin kita akan mendapatkan pertolongan Allah jika kita tak sabar, tak setia dengan mentaati-Nya dan tidak mengakrabkan diri dengan-Nya? Maka istiqamahlah dengan sifat sabar dan mendekatkan diri dengan meningkatkan kualitas shalat agar kita mudah mendapatkan pertolongan-Nya. Sesungguhnya shalat mempunyai keutamaan yang lebih besar dari ibadah yang lain. Shalat merupakan doa yang paling efektif bagi kita, karena ketika sholat Allah sangat dekat dengan kita. Jika hidup kita selalu dekat dengan Allah bukan mustahil Allah pun menyayangi kita dengan memberikan anugerah yang terbaik bagi kita, Insya Allah.

21.12 | Posted in | Read More »

Bahaya Menggunjing!!!!


Ini suatu renungan buat kita semua. Tentang bahaya Ghibah dan Namimah. Ini Ayatnya :“Hai orang-orang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka (kecurigaan), karena sebagian prasangka adalah dosa; janganlah mencari-cari keburukan orang, dan jangan menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah! Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.” (Al-Hujurât [49]: 12).
 Ghibah dan namimah termasuk perkara paling keji dan paling banyak menyebar di kalangan umat manusia. Hanya sedikit orang yang selamat darinya.Ghibah adalah Anda menceritakan tentang sesuatu yang dibenci oleh seseorang untuk diceritakan, baik berkaitan dengan bentuk fisik, agama, dunia, kejiwaan, budi pekerti, harta, anak, suami, istri, pembantu, pelayan, pakaian, cara berjalan, cara bergerak, senyuman, kecemberutan, dan lain sebagainya. Apakah Anda menceritakannya lewat lisan, tulisan, atau sekadar isyarat dengan mata, tangan, kepala, dan sejenisnya. Berkaitan dengan fisik, seperti kata-kata Anda: buta, pincang, pincang sebelah, botak, pendek, tinggi, hitam, kuning, dan seterusnya. Berkaitan dengan agama seperti kata-kata Anda: pendosa, pencuri, khianat, zhalim, meremehkan shalat, meremehkan najis, tidak berbakti kepada orangtua, tidak meletakkan zakat pada tempatnya, tidak menjauhi ghibah, dan lainnya. Dalam hal dunia seseorang seperti kata-kata Anda: kurang ajar, meremehkan orang lain, meremehkan hak orang lain, banyak omong, banyak makan, banyak tidur, tidur tidak pada waktu-nya, duduk tidak pada tempatnya. Pada hal-hal yang berkaitan dengan orangtuanya, seperti kata-kata Anda: bapaknya adalah pendosa, bapaknya orang India, orang kulit hitam, pekerja kasar, tukang jahit, pedagang budak, tukang kayu, tukang las, tukang tenun, dan seterusnya. Pada budi pekerti seperti Anda katakan: akhlaknya buruk, sombong, suka cari perhatian, suka bikin malu, bengis, lemah, penakut, suka ngawur, angkuh, dan seterusnya. Berkaitan dengan pakaian, seperti kata-kata Anda: lebar lobang tangannya, panjang buntut pakaiannya, kotor pakaiannya, dan seterusnya. Pokoknya yang menjadi pedoman adalah menceritakan tentang keadaan orang lain yang keadaan tersebut tidak dia sukai. Imam Abu Hamid al-Ghazali telah menukil kesepakatan seluruh kaum muslimin, bahwa ghibah adalah apabila Anda menceritakan tentang orang lain dengan cerita yang tidak disukainya. Namimah Imam Abu Hamid al-Ghazali rahimahullâh mengatakan, “Namimah biasanya dipakai untuk menyebutkan aktivitas seseorang dalam memindahkan suatu perkataan dari satu orang atau kelompok kepada orang lain atau kelompok lain, seperti jika Anda katakan kepada seseorang, ‘Ketahuilah bahwa si fulan mengatakan demikian dan demikian tentang kamu.’ Tetapi, namimah tidak hanya terbatas pada hal seperti itu. Definisi namimah adalah mengemukakan apa yang tidak disukai kedua belah pihak atau bahkan orang ketiga. Mengemukakannya bisa secara lisan, tulisan, isyarat, atau lainnya. Yang dipindahkan bisa perkataan atau perbuatan, bisa aib ataupun bukan. Sehingga hakikat namimah adalah mengemukakan apa yang dirahasiakan, menyingkap tabir dari apa yang tidak disukai untuk dikemukakan. Sudah selayaknya setiap orang, agar diam dari semua yang dilihat dari keadaan manusia kecuali apa-bila dirasa ada manfaatnya bagi seorang muslim dengan menceritakannya atau untuk mencegah kemaksiatan. Namun apabila seseorang melihat orang lain me-nyembunyikan hartanya sendiri kemudian dia ceritakan hal ini, maka itulah namimah. Apabila seseorang melakukan namimah, dan mengatakan kepadanya bahwa si fulan telah membicara-kannya, maka dia wajib menjalankan enam hal: Pertama, tidak memercayainya, karena orang yang melakukan namimah adalah orang fasik, dan orang fasik tertolak beritanya. Kedua, melarangnya dari per-buatan tersebut, menasihatinya, dan mengeritisinya. Ketiga, membencinya karena Allah I, sebab dia dibenci di sisi Allah. Membenci karena Allah hukum-nya wajib. Keempat, tidak berburuk sangka kepada orang yang sedang di-ceritakan. Allah I berfirman: “Hai orang-orang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa.” (Al-Hujurât [49]: 12) Kelima, jangan pernah memata-matai berdasarkan apa yang di-ceritakan. Allah I berfirman: “Dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain.” (Al-Hujurât [49]: 12) Keenam, tidak ridha terhadap cerita tersebut sehingga tidak men-ceritakannya lagi. Diriwayatkan bahwa seseorang bercerita kepada Umar bin Abdul Aziz t tentang seseorang yang melakukan sesuatu. Umar berkata, “Jika engkau mau, kami akan mempertimbangkan laporanmu. Apabila engkau seorang pendusta, maka engkau termasuk dalam ayat ini: “Hai orang-orang beriman, jika datang kepadamu orang fasik mem-bawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” (Al-Hujurât [49]: 6) Apabila engkau adalah seorang yang jujur, maka engkau termasuk dalam ayat ini: “Yang banyak mencela, yang kian kemari menghambur fitnah.” (Al-Qalam [68]: 11) Adapun jika engkau mau, maka kami bisa memaafkanmu.” Dia menjawab, “Maaf, wahai Amirul mukminin, aku tidak akan mengulanginya lagi.” Seseorang membawakan selembar kertas kepada ash-Shahib bin Abbad yang isinya nasihat supaya mengambil harta anak yatim yang jumlahnya sangat besar. Di balik kertas tersebut ash-Shahib menuliskan, “Namimah itu buruk walaupun benar, yang sudah mati semoga Allah merahmatinya, anak yatim semoga Allah menjaganya, harta tersebut semoga Allah membiakkannya, dan orang yang berusaha (untuk namimah) semoga Allah melaknatnya.” .
(Bahan Renungan kita semua)  (azz)


20.45 | Posted in | Read More »

KEMENAG SUPERVISI KEPADA TIM KAFILAH TANJABTIM



KEMENAGTANJABTIM.COM | Muara Sabak (Hukmas) - Jelang MTQ ke 42 di Kabupaten Merangin tim Kafilah Kabupaten Tanjabtim melakukan koordinasi persiapan. Bertempat di ruang pola sekretaris daerah (sekda) seluruh oficial dari seluruh cabang yang di perlombakan.
 Persiapan dilakukan menjelang menyambut Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke- 42 oleh KanKemenag yang dihadiri oleh H.Syakroni, S.Ag, Asisten satu Kab.Tanjabtim oleh H.Sudirman,SH, MH, dan Kesramas oleh Drs. Hambali, M.Si, dalam sambutanya H.Syakroni, S.Ag mengatakan berpesan kepada seluruh official jangan membuat kebingungan kepada kafilah agar dia dapat tampil maksimal sehingga apa yang diharapkan  mendapatkan nilai yang terbaik, selain itu beliau juga berpesan untuk senantiasan mengawasi kafilah dan hendaknya official dapat mengikuti pertandingan sejak dimulai sampai dengan akhir pertandingan agar dapat meminalisir segala bentuk kecurangan sesuai dengan tanggungjawab masing-masing, “ujarnya.
Sedangkan Assisten satu Kab.Tanjabtim H.Sudirman, SH, MH berpesan kepada seluruh official dan pengurus maupun panitia agar selalu senantiasa menjaga kekompakan, kebersamaan dan keharmonisan diantara official dan peserta. Kepada  official agar mengetahui dan menginventarisir  apa kebutuhan para peserta, untuk itu dituntut kerjasama yang baik dan tanggungjawab moral,”ujarnya dalam sambutan.
Dalam kesempatan yang sama juga Kabag Kesra dalam hal ini Drs. Hambali, M.Si dalam sambutannya  mengatakan bahwa dari Kesramas akan siap membantu apapun dan memberikan dorongan agar sukses dan meraih prestasi terbaik sesuai dengan cita-cita yang diharapkan, kemudian beliau juga berpesan dalam sistim kerjasama yang dibangun hendaknya harus dipatuhi,  agar tujuan yang kita inginkan dapat tercapai, sebagai satu kesatuan dalam sebuah sistim harus menjaga keserasian dan silaturrahmi  yang berbuah  kepada sinergi atau kekuatan, “ujarnya. Demikian beliau berpesan dalam sambutannya(Msh/Azz).

19.15 | Posted in , , | Read More »

Tingkatkan Pengelolaan Wakaf Produktif


KEMENAGTANJABTIM.COM I Muarasabak (Hukmas)- Kementerian Agama Kabupaten Tanjung Jabung Timur menggelar sosialisasi pengelolaan wakaf. Kegiatan tersebut di buka langsung oleh Kemenag Tanjabtim di wakili oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Ka.Subag TU) Zeifni Ishaq.
Kegiatan tersebut di laksanakan kemarin (3/5) di ruang aula Kemenagtanjabtim di ikuti 110 orang peserta yang teridiri dari KUA se Kabupaten Tanjung Jambung Timur, penyuluh Agama islam fungsional dan para Nazhir.
Adapun pemateri dari Kementerian Agama Tanjung Jabung Timur dari Badan Pertanahan Negara (BPN),Dari Kanwil Provinsi Jambi, Ketua Pengadilan Agama Tanjung Jabung Tumur.     Adapun tema sosialisasi tahun 2012 adalah orientasi pemberdayaan wakaf produktif bagi para nazhir se Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Kegiatan ini berlang selama dua hari bertujuan untuk mewujudkan harta wakaf yang produktif dan berhasil guna di tengah-tengah masyarakat Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung.
Dalam amanatnya Kasubag TU meminta agar wakaf  di kelola dengan baik sehingga benar-benar di rasakan di tengah masyarakat. “kita harapkan pengelolaan wakaf ini lebih di tingkatkan sebab wakaf ini sangat  potensial untuk di kembangkan”ujar Zeifni Ishaq.
Dia mengharapkan agar masyarakat mencontoh prilaku Khalifah  Umar bin Khattab  yang mewakafkan tanahnya demi untuk kepentingan umat. Masyarakat di harapkan tidak hanya mencari harta semata tetapi diharapkan juga berwakaf. Menurutnya hidup itu harus seimbang antara dunia dan akhirat.
Sementara itu H. Syarifuddin Kasi Pekapontren dan Penamas yang membawakan materi tentang prosedur pengangkatan dan pemberhentian nazhir wakaf, mengharpkan  agar harta wakaf yang  mempunyai bobot produktif harus dikelola dengan manajemen yang baik dan modern, namun tetap berdasarkan syariat Islam. Harta wakaf saat ini perlu mendapatkan perhatian ekstra, apalagi pada umumnya merupakan benda tidak bergerak yang belum dikelola secara produktif. Diharapkan dapat di kelola apalagi telah didukung oleh Undang-undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf.
Ketua pelaksana Syaifullah Rasyidi yang juga kepala penyelenggara zakat dan wakaf  kantor Kementerian Agama Tanjung Jabung Timur mengungkapkan bahwa dengan diadakan kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pengelolaan wakaf kepada peningkatan ekonomi umat dan pengembangan wakaf yang produktif yang sesuai dengan syariat islam”kita harapkan kegiatan ini ada manfaatnya sehingga mampu meningkatkan pengelolaan wakaf “ujarnya.
Adapun peserta sosialisasi tersebut lanjutnya terdiri dari para kepala KUA se tanjung Jabung Timur dan Penyluh Agama Islam fungsional dan para Nazhir.(azz)

03.09 | Posted in , , , | Read More »

Siswa MAN Di Larang Membawa HP Ke Sekolah



KEMENAGTANJABTIM.COM I Muarasabak-(Hukmas)- Ini pelajaran berharga bagi siswa MAN Bandar Jaya Kecamatan Rantau Rasau. Di sekolah ini para siswanya di larang membawa HP (Hand Phone) ke sekolah. Alasannya di khawatirkan akan mengganggu proses belajar mengajar anak.
Tidak tanggung-tanggung puluhan HP hasil sitaan tersimpan di berangkas sekolah hasil dari rasia sekolah. Uniknya HP tersebut akan di serahkan ke siswa bila mereka telah tamat di sekolah tersebut.
Apakah ada yang komplin? Ternyata tidak ada. Menurut kepala sekolah MAN Bandar Jaya Drs. Darwin Lubis puluhan HP tersebut tersimpan aman dan akan di berikan kembali setelah mereka tamat. “puluhan HP telah kita sita dan tersimpan aman. HP akan kita berikan setelah tamat sekolah ini”ungkap Darwin Lubis saat menyampaikan amanat pada pelepasan siswa ke XII MAN Bandar Jaya. Usai pelepasan itu puluhan HP yang di sita di serahkan kembali kepada para siswa yang tamat di sekolah itu.”saya mohon maaf bila ada hal-hal yang penting di dalam HP itu. Sekarang silahkan di ambil HPnya”lanjutnya.
Menurutnya langkah itu di ambil demi kelancaran proses belajar mengajar di sekolah tersebut, selain itu lanjutnya sesuai dengan instruksi dari Kanwal Kementerian Agama,”memang itu ada surat edarannya dari Kanwil kementerian agama Provinsi Jambi”lanjutnya.
Dia mengakui bila ada kedapatan membawa HP ke sekolah pihak sekolah tidak segan-segan menahan HP tersebut supaya anak tersebut terkonsentrasi belajar.
Prestasi di sekolah ini memang cukup membanggakan, segudang prestasi di raih sekolah ini meski sekolah ini baru berumur 9 tahun.
Kepala Kementerian Agama Tanjabtim H.Syakroni berdecak kagum atas prestasi yang di raih sekolah ini,”saya bangga melihat prestasi sekolah ini. Selama ini saya tidak tahu namun setelah saya menyaksikan penampilan anak-anak di MAN ini ternyata cukup bagus”ujar H.Syakroni saat mengunjungi pelepasan 86 siswa MAN Bandar Jaya.
Tidak di benarkannya HP masuk ke MAN Bandar Jaya ini suatu contoh yang baik yang dapat di tiru oleh MAN yang ada di bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung, ini semua agar konsentrasi belajar anak terfokus.(azz)     

19.23 | Posted in , , , , | Read More »

Kemenag Tanjabtim Bertekad Sukseskan UADTA-RJ

KEMENAGTANJABTIM.COM | Muara Sabak (Hukmas) - Kementerian Agama Kabupaten Tanjung Jabung Timur bertekad akan meyukseskan pelaksanaan Ujian Akhir Diniyah Takmiliyah Awaliyah Regional Jambi (UADTA-RJ). Tekad tersebut disampaikan saat rapat koordinasi bersama para Kepala Madrasah Diniyah Takmiliyah se Kabupaten Tanjung Jabung Timur kemarin (2/5). Sebanyak 58 lembaga atau Madin yang akan menggelar ujian akhir tersebut sementara peserta ujian sebanyak 725 orang siswa se Tanjung Jabung Timur.
Rapat koordinasi pemantapan Ujian Akhir Diniyah Takmiliyah Awaliyah (UADTA) dibuka langsung oleh Ka.Kemanag Tanjabtim  yang diwakili oleh Kasi Pekapontren dan Penamas Drs.H. Syarifuddin.
Rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk memantapkan pelaksanaanUjian Akhir Diniyah Takmiliyah Awaliyah (UADTA) yang akan di gelar pada Rabu 23 Mei sampai 25 Mei 2012 akan datang.   Adapun materi yang akan di ujikan adalah Al Quran Hadis, Aqidah Akhlak, Fiqh Ibadah, Sejarah Kebudayaan Islam, Bahasa Arab dan Praktek Ibadah.
“sebanyak 725 orang akan mengikuti ujian akhir ini, kita berharap pelaksanaan sukses” ujar H.Syarifuddin Kasi Pekapontren dan Penamas.
Dia mengharapkan kepada seluruh kepala Madin untuk menyukseskan pelaksanaan ujian akhir tersebut yang akan digelar Mei ini. Dia menilai pelaksanaan Ujian Akhir Diniyah Takmiliyah Awaliyah (UADTA) ini sangat penting artinya terutama untuk mengukur tingkat keberhasilan siswa. “menurut saya seorang kepala sekolah itu sudah berhasil apa bila semua siswanya taat melaksanakan sholat, bila itu sudah di laksanakan itu keberhasilan itu sudah luar biasa” ujarnya. 
Terkait dengan program unggulan Kemenag Tanjabtim melalui Kasi pekapontren dan Penamas juga mengharapkan agar para orang tua untuk menyukseskan Gerakan Masyarakat Maghrib Mengaji (GEMMAR MENGAJI).Menurutnya ilmu agama saat ini sangat penting sekali ditanamkan kepada anak-anak terutama dalam rangka menghadapi kemajuan teknologi saat ini. Apalagi lanjutnya saat ini internet sudah masuk ke rumah. “jadi jika kita sekolahkan anak kita ke Madrasah ini paling tidak ada ilmu agama kita titipkan buat anak kita kelak” tandasnya.
Sementara itu Kepala Madin Nurhasanah Desa Sungai Beras Kec. Mendahar Ulu Ust. Idrus mengakui pihaknya memberikan kesempatan anak-anak untuk masuk ke Madin ”peminatnya banyak , tahun ini kita menamatkan sebanyak 30 orang” ujar Ust. Idrus. Selain itu, lanjutnya pihak sekolah juga berpesan kepada siswa yang tamat itu untuk mengajak adik-adiknya masuk Madin.(azz)  



23.33 | Posted in , , , | Read More »

Kemenagtanjabtim Hadiri Pelepasan MAN Bandar Jaya




KEMENAGTANJABTIM.COM_ Muarasabak (Hukmas)-  Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanung Jabung Timur H.Syakroni menghadiri pelepasan siswa/I Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bandar Jaya Kec.Rantau Rasau sabtu (27/4). Acara tersebut di lapangan MAN Bandar Jaya turut hadir para orang tua murid dan seluruh guru MAN Bandar Jaya.
Pelepasan siswa MAN Bandar Jaya kali ini sangat istimewa karena di hadiri langsung oleh orang nomor satu di Kementerian Agama Kabupaten Tanjung Jabung Timur. MAN Bandar Jaya merupakan MAN yang sangat di minati terbukti setiap tahun lulusan MAN ini selalu 100 persen bahkan para alumninya sudah banyak yang berhasil. Meski usia MAN ini baru 9 tahun namun kontribusinya di tengah masyarakat telah di rasakan.  
Dalam kesempatan itu H.Syakroni mengharapkan agar tamatan MAN Bandar Jaya melanjutkan kepergurun tinggi. “saya mengharapkan agar tamatan MAN melanjutkan ke perguruan tinggi, jangan sebatas tamatan MAN saja”ujar H.Syakroni Kemenag Tanjabtim.
 Dia mengharapkan agar para orang tua juga mengarahkan anaknya untuk kuliayah baik di Jambi maupun ke luar daerah. Menurutnya dalam menghadapi era globalisasi ilmu pengetahun sangat penting sekali terutama untuk memfilter budaya yang masuk, filternya adalah ilmu agama.
 Dia mencontohkan saat ini pengaruh internet sudah di rasakan masyarakat bahkan sudah masuk ke rumah-rumah bila tidak ada filter dapat mempengaruhi budaya masyarakat” bayangkan bila anak kita membuka situs luar negeri mereka dapat menikamti adegan yang di larang oleh agama namun bila anak kita memiliki pendidikan agama saya yakin tidak akan terjerumus”lanjutnya.  
Kepala Sekolah MAN Badar Jaya Darwin Lubis juga berpesan agar ilmu yang di peroleh di MAN tersebut terapkan di tengah masyarakat” saya mengharapkan agar anakku menjaga nama baik MAN kita ini, dan berterima kasilah pada orang tua mu”ujarnya di depan 86 orang siswa/I yang tamat. Tampak para siswa tak mampu menahan air mata ketika bersalaman dengan mantan guru mereka.(azz)         

21.01 | Posted in , | Read More »